Kontribusi Fakultas Pertanian Pada Kerjasama PIBI Dan PT. Multi Pintar Teknologi (Tani Pintar)

Kontribusi Fakultas Pertanian Pada Kerjasama PIBI Dan PT. Multi Pintar Teknologi (Tani Pintar)

Pusat Inkubator Bisnis dan Inovasi (PIBI) Universitas Borobudur menjalin kerjasama dengan PT.  Multi Pintar Teknologi (Tani Pintar).  MoU telah ditandangani pada tanggal 12 Oktober 2020 oleh Ketua PIBI Dr.Ir. Sugiyanto, MM dan Dirut  PT. Multi Pintar Dr (C). Muslim Kamil, MM.  Proyek pertama yang digarap adalah usaha AgribIsnis tanaman Kumis Kucing  (Orthosiphon aristatus) di lahan seluas satu hektar di Wilayah Cikalongkulon, Cianjur.  Tanaman kumis kucing dimiinati oleh pasar Jepang, Malaysia dan Taiwan karena bermanfaat sebagai  peluruh kencing, menurunkan tekanan darah, mengatasi asam urat dan mampu meningkatkan sistem daya tahan tubuh serta memperbaiki mood.  Biaya produksi rendah karena tanaman ini selain tidak banyak hama/penyakitnya, tidak memerlukan pupuk yang tinggi, tahan terhadap kesuburan tanah marjinal dan dapat dipanen sampai lima tahun.  Fakultas Pertanian diharapkan dapat memanfaatkan dan  berkontribusi pada kegiatan di atas melalui pemagangan mahasiswa dan penelitian.

Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi Berikan Bimbingan Penanganan Pasca Panen.

Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi Berikan Bimbingan Penanganan Pasca Panen.

Bekasi, Laras Post – Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi melalui Bidang Tanaman Pangan memberikan Bimbingan Penanganan Pasca Panen Padi dan Palawija Kelompok Tani Sri Harapan III Desa Karang Patri, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (25/08/2020).
Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi yang diwakili Nayu Kulsum sebagai Kabid Tanaman dan Pangan menyampaikan ucapan terima kasih kepada kelompok tani yang hadir, dan memberikan paparan bagaimana penanganan pasca panen padi dan palawija.
“Saya ucapkan terima kasih kepada kelompok tani sri harapan III yang sudah bersedia hadir untuk mengikuti bimbingan ini, kepada Bpk Bimaspol, unsur pemerintah Desa Karang Patri, terutama kepada H. Komarudin sebagai Ketua kelompok Tani yang sudah memberikan ruang dan waktunya untuk kegiatan ini,” ucapnya.
Selain itu, untuk mengedukasi serta memberikan pemahaman kepada para petani tentang penanganan pasca panen. Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi mendatangkan narasumber Suhima dari Universitas Borobudur untuk memberikan materi pemahaman terkait penanganan pasca panen padi maupun palawija.

Sebelumnya, rombongan Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi meninjau pembangunan Mesin Dryer Vertikal (Pengering Padi) bantuan dari Kementrian Pertanian untuk dikelola oleh Kelompok Tani. Hal itu guna membantu para petani dalam penanganan pasca panen padi terutama ketika panen di musim hujan. Alat pengering padi (paddy dryer) tipe vertical Circulation adalah alat yang berfungsi untuk menurunkan kadar air padi maupun gabah dengan cara menghembuskan udara panas ke dalam wadah pengering dimana padi disirkulasikan secara terus menerus sampai kadar air yang diinginkan. H. Komarudin selaku ketua Kelompok Tani Sri Harapan III ketika dikonfirmasi awak media mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi yang telah memberikan pemahaman tentang penanganan pasca panen, dan membantu memfasilitasi untuk mendapatkan bantuan pengering padi (paddy dryer) dari kementrian pertanian.
Pada kesempatan yang sama, Ir. H. Suwono secara gamblang menyampaikan bagaimana menggunakan pupuk organik dan mendapatkan pupuk bersubsidi yang diberikan pemerintah untuk para petani dengan system online yang pendaftarannya bisa melalui Ketua PPL di wilayah masing masing untuk didaftarkan ke Kementerian Pertanian.
“Saya ucapkan terima kasih banyak kepada Dinas dan Kementrian Pertanian, yang mana Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi sudah memberikan bimbingan kepada para petani khususnya ke kelompok tani sri harapan 3, semoga dengan adanya bimbingan ini bisa bermanfaat dan menambah pengetahuan para petani dalam penanganan pasca panen, sehingga hasilnya bisa lebih baik lagi”, katanya Terlebih adanya bantuan pembuatan pengering padi dari Kementrian Pertanian dalam membantu para petani saat pengeringan padi pasca panen. “Sehingga ketika panen raya di musim hujan petani tidak kesulitan untuk pengeringan,” tambahnya. Kegiatan pun berjalan dengan tertib dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan dan berakhir dengan bincang santai dan makan bersama. Seluruh keguiatan tersebut tetap mengedepankan Protokol Kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19. Hadir pada kesempatan itu, anggota kelompok tani, unsur Pemerintah Desa Karang Patri, Bimaspol Polsek Pebayuran, Anggota PPL Pebayuran, beserta masyarakat acarapun berjalan dengan tertib dan diisi dengan tanya jawab dengan anggota Kelompok Tani Sri Harapan III.

SOSIALISASI VISI MISI DAN KULIAH UMUM 2020 (DARING)

SOSIALISASI VISI  MISI DAN KULIAH UMUM “MENUMBUHKAN KEMANDIRIAN DI ERA BELAJAR MERDEKA”

Kegiatan penyambutan Mahasiswa Baru Universitas dan Akademi-Akademi Borobudur Tahun 2020-2021 dilaksanakan pada Hari Sabtu Tanggal 10 Oktober 2020 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting.  Sambutan Rektor Universitas Borobudur disampaikan oleh Wakil Rektor II Prof.  Dr. Ir. Rudi Bratamanggala, MM mempertegas  bahwa walaupun pada masa pandemi Covid 19 namun pelaksanaan perkuliahan yang walaupun dilaksanakan secara daring tidak mengurangi semangat belajar, kuantitas dan kualitas pembelajaran.    Sosialisasi Visi dan Misi Universitas dan Akademi Akuntansi Borobudur, Akademi Keuangan dan Perbankan serta akademi Bahasa Asing disampaikan oleh Wakil Rektor IV Prof. Dr. Ir. Darwati Susilastuti, MM yang menyatakan bahwa dua kata kunci visi dan misi keempat institusi yang bernaung di bawah Yayasan Pendidikan Borobudur 1971 adalah Kemandirian dan Kewirausahaan yang sangat relevan dengan kemajuan teknologi era 4.0 dan program Merdeka Belajar yang dicanangkan oleh pemerintah.   Kuliah umum yang juga disampaikan oleh Wakil Rektor IV Prof. Dr. Ir. Darwati Susilastuti, MM, menjelaskan tentang pentingnya kemandirian sebagai  penerjemahan dari aspek keintelektualan dan kewirausahaan merupakan manifestasi dari aspek profesional.yang ditetapkan sebagai sasaran terciptanya lulusan  yang berkualitas.  Pada era Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar, Perguruan Tinggi  melayani mahasiswa untuk melakukan pembelajaran yang bebas dipilih oleh mahasiswa sebanyak maksimum 60 sks.  Pada era revolusi pendidikan, program kewirausahaan mahasiswa ditujukan sebagai pembelajaran untuk membentuk nilai-nilai spiritualitas, nilai-nilai kehidupan, pengetahuan ketrampilan dan sikap mental serta etika profesi.  Pada kegiatan ini juga disosialisasikan metode pembelajaran daring  elearning.borobudur.ac.id yang digunakan oleh Universitas Borobudur dan Akademi Borobudur sejak tahun 2015 yang disampaikan oleh Wakil Rektor I, Dr. M. Faisal Amir.  Pada Semester Ganjil 2020/2021, pembelajaran  semua mata kuliah disampaikan melalui e-leaning dengan menggunakan aplikasi Moodle.