Penelitian Kerja Sama Dalam Negeri PDRB Provinsi DKI Jakarta

https://perpustakaan.borobudur.ac.id/index.php?p=fstream&fid=1263&bid=1947

RINGKASAN

UMKM di Provinsi DKI Jakarta didominasi oleh UMKM tahu tempe (olahan kedelai) yang menyerap tenaga kerjase kitar 40% dari tota ltenaga kerja seluruh UMKM, sehingga berpengaruh terhadap penciptaan lapangan pekerjaan baru dan pendapatan masyarakat. Namun faktadi lapangan menunjukkan adanya kerentanan terhadap risiko yang dipengaruhi oleh banyak faktor yang beragam dan kompleks. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui

(1) pengaruh simultandan parsial faktor harga kedelai, konsumsi tahu tempe, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika, dan tingkat suku bunga terhadap pendapatan UMKM

(2).faktor yang dominan terhadap pendapatan, dan

(3) pengaruh pendapatan UMKM Tahu tempe terhadap PDRB DKI Jakarta. Penelitian kuantitatif dengan metode penentuan daerah penelitian secara purposive dan metode analisis data sekunder time series kuartalan dari Tahun 2009-2019 menggunakan Regresi Berganda OLS.

Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan semua variabel berpengaruh nyata terhadap pendapatan UMKM. Secara parsial, variable yang berpengaruh nyata positif terhadap pendapatan UMKM tahu tempe adalah harga kedelai, konsumsi tahu tempe dan nilai tukar, sedangkan tingkat suku bunga berpengaruh negative. Koefisien determinasi sebesar 96% dengan besaran determinan secara parsial dari terbesar konsumsi tahu tempe, harga kedelai, nilai tukar dan tingkat suku bunga, tidak terdapat faktor dominan. Sedangkan hasil analisis pengaruh pendapatan UMKM yang diproxy dengan pendapatan rekursif berpengaruh nyata positif terhadap PDRB Provinsi DKI Jakarta dengan koefisien determinan 55%.

Kata Kunci: UMKM, harga, konsumsi, nilai tukar, suku bunga, pendapatan, PDRB