Universitas Mercubuana dan Universitas Borobudur

https://perpustakaan.borobudur.ac.id/index.php?p=show_detail&id=1947&keywords=LAPORAN+PENELITIAN

RINGKASAN

UMKM di Provinsi DKI Jakarta didominasi oleh UMKM tahu tempe (olahankedelai) yang menyerap tenaga kerjase kitar 40% dari total tenaga kerja seluruh UMKM, sehingga berpengaruh terhadap penciptaan lapangan pekerjaan baru dan pendapatan masyarakat. Namun fakta dilapangan menunjukkan adanya kerentanan terhadap risiko yang dipengaruhi oleh banyak faktor yang beragam dan kompleks. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui(1) pengaruh simultan dan parsial faktor harga kedelai, konsumsi tahu tempe,nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika, dan tingkat suku bunga terhadap pendapatan UMKM,(2). faktor yang dominan terhadap pendapatan, dan(3) pengaruh pendapatan UMKM Tahu tempe terhadap PDRB DKIJakarta. Penelitian kuantitatif dengan metode penentuan daerah penelitian secara purposive dan metode analisis data sekunder time series kuartalan dari Tahun 2009-2019 menggunakan Regresi Berganda OLS.Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan semua variabel berpengaruh nyata terhadap pendapatan UMKM. Secara parsial,variable yang berpengaruh nyata positif terhadap pendapatan UMKM tahu tempe adalah harga kedelai, konsumsi tahu tempe dan nilai tukar, sedangkan tingkat sukubunga berpengaruh negative. Koefisien determin asise besar 96% dengan besaran determinan secara parsial dari terbesar konsumsi tahu tempe,harga kedelai,nilai tukar dan tingkat suku bunga, tidak terdapat faktor dominan. Sedangkan hasil analisis pengaruh pendapatan UMKM yang diproxy dengan pendapatan rekursif berpengaruh nyata positif terhadap PDRB Provinsi DKIJakarta dengan koefisien determinan 55%.

KataKunci:UMKM,harga,konsumsi,nilai tukar,sukubunga,pendapatan,PDRB