Renstra Fakultas

PENDAHULUAN

Renstra Fakultas Pertanian Universitas Borobudur (Unbor)2015-2019mengacu pada Renstra Unbor, karena analisis situasi di Fakultas PertanianUnbor tidak berbeda jauh dengan analisis situasi Unbor. Namun beberapa situasi perlu mendapat perhatian khusus, mengingat kekhususan Fakultas PertanianUnbor, menyangkut fungsi utama Fakultas PertanianUnbor adalah menghasilkan lulusan dengan di bidang pertanian, utamanya di bidang agroteknologi dan agribisnis. Karakteristik utama adalah dalam kompetensi yang harus dicapai, memerlukan metoda pembelajaran yang intensif, padat modal sumber daya manusia ataupun sarana dan prasarana, yang harus mengikuti perkembangan pertanian. Prioritas pertanian sebagai modal dasar bangsa dalam memenuhipangan dimasa datang, yang penuh dengan tantangan dan persaingan, memerlukan usaha keras, terencana dan berkesinambungan.

Rencana strategis (Renstra) Universitas Borobudurdisebutkan merupakan garis besar haluan pengembangan universitas selama lima tahun mendatang yang menggambarkan skenario pengembangan universitas dalam lima tahun mendatang (tahun2015-2019).

Hakekat pengembangan universitas merupakan bagian dari upaya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pembangunan manusia seutuhnya. Di dalam pelaksanaanya perlu memperhatikan lima pilar paradigma baru penataan perguruan tinggi yaitu : kualitas, otonomi, akuntabilitas, akreditasi, dan evaluasi sebagaimana digariskan dalam Kerangka Pengembangan Jangka Panjang Pendidikan Tinggi di Indonesia. Renstra yang merupakan penjabaran dari statuta disusun dengan mengedepankan visi dan misi yang kemudian disintesakan dengan hasil analisa situasi tentang kekuatan dan kelemahan internal berdasarkan hasil evaluasi diri yang akurat, serta hasil analisis peluang dan ancaman yang ada dalam lingkungan strategik eksternal.

Hasil síntesis tersebut dapat diidentifikasikan berbagai problematik atau isu strategis yang kemudian diteruskan dengan menentukan alternatif pemecahannya dalam bentuk skala prioritas strategi pengembangan terpilih. Langkah selanjutnya adalah penjabaran dari seluruh butir strategi pengembangan, untuk kemudian dituangkan dalam Rencana Operasional lima Tahunan (Renop) dan Rencana Operasional Tahunan (Rentah) dalam Rencana Induk Pengembangan (RIP) 2005–2024.

Selanjutnya dalam rangka pengembangan kepemimpinan yang demokratis serta menggerakkan partisipasi, renstra akan dijadikan tolak ukur guna menilai keberhasilan dan kinerja manajemen fakultas dalam semua jenjang dan lini.

Renstra diharapkan mampu mengantisipasi dinamika perubahan dan perkembangan internal maupun eksternal dan mampu menjawab berbagai isu strategis yang akan dihadapi fakultas dalam lima tahun mendatang. Sangat diharapkan semua warga universitas dapat memahami dan melaksanakan Renstra di bidang dan unit kerja masing-masing.